" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > tata cara wudhu di dalam pesawat < / h3 > " , " isi " :[ ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " sat 30 november 2013 00 : 15  " , "  20 . 245 views  n " , " n " , " n " , " n " , " prinsip dasar bahwa wudhu rupa syarat sah shalat . dan orang yang tidak berwudhu ' atau berhadats kecil , tidak sah apabila laku shalat . allah swt di dalam al - quran telah tetap syarat wudhu ' ini belum orang kerja shalat . r n " , " " , " . ( qs . al - maidah : 6 ) " , " rasulullah saw juga telah tegas bahwa wudhu ' rupa syarat sah shalat : " , " " , " ( hr . muslim ) " , " dan juga ada hadits lain yang nada : " , " " , " ( hr . ahmad abu daud dan ibnu majah ) . " , " " , " ( qs . an - nisa : 43 ) " , " nah , sekarang yang jadi masalah adalah : apakah benar anggap bahwa air di dalam pesawat pasti tidak akan cukup untuk berwudhu ' ? apakah di pesawat itu tidak ada air sama sekali sehingga kita sudah boleh tayammum ? " , " jawab amat gantung dari berapa jumlah air yang benar dan harus butuh untuk berwudhu ' . dan tentu saja ukur bukan berangkat dari dar biasa kita , tetapi harus acu kepada tunjuk dari rasulullah saw sendiri . " , " karena beliau saw adalah sumber syariat . tidak kita berwudhu ' , kecuali karena beliau yang perintah . dan tidak kita berwudhu ' , kecuali hanya dengan jalan ikut tata cara wudhu ' yang beliau laku . dan balik , haram bagi kita berwudhu ' dengan arang - ngarang tata cara enak pandang kita sendiri . " , " bangsa indonesia kenal di mata orang - orang arab bagai bangsa ' ikan ' , lantar kerja tiap hari mandi pagi dan mandi sore . buat banyak orang arab , mandi pagi dan mandi sore itu aneh . u00a0 " , " dan sudah jadi biasa kita , kalau berwudhu ' selalu boros air , sehingga tempat wudhu ' kita banjir dan basah mana - mana . dengan biasa seperti itu , bangsa kita tidak bisa berwudhu kalau bukan di kamar mandi atau di tempat khusus berwudhu . " , " sudah jadi biasa kita kalau berwudhu , air harus mancur dari keran air dengan deras . dan biasa yang basah bukan cuma anggota wudhu ' saja , tetapi bagi - bagi tubuh yang lain yang benar tidak harus basuh pun ikut basuh juga . bahkan sampai pakai pun harus ikut basah . " , " malah di beberapa masjid , lantai tempat berwudhu ' pun selalu alir air yang genang . sehingga semua yang keluar dari tempat wudhu ' sudah bisa pasti akan rendam kaki di air sebut . " , " dan lebih fatal , biasa boros air seperti itu tidak serta dengan sistem ering yang baik . akibat , lantai masjid dari tempat wudhu ke tempat shalat , selalu basah dan licin . sebab urus tidak biasa letak keset yang kering . bukan tidak ada keset , tetapi keset tidak sering - sering ganti . sehingga siapa pun yang keset kakiknya situ , sudah bisa pasti kaki akan tetap basah . " , " dengan semua biasa seperti itu , memang mustahil bisa berwudhu di dalam pesawat . bukan berwudhu ' , di dalam kabin pesawat bisa - bisa malah akan jadi banjir bandang . pantas saja ustadz fiqih anda pandang tidak boleh wudhu di pesawat . wajar saja , air akan habis kalau kuras demikian rupa . " , " namun apa benar tata cara wudhu model bangsa indonesia itu ? maksud , kalau tidak sampai banjir - banjir , belum sah wudhu ' nya ? jawab mari kita tengok bagaimana tata cara rasulullah saw dalam berwudhu ' . " , " " , " ( hr . bukhari muslim ) u00a0 " , " tahu anda , satu mud berapa liter ? u00a0 " , " mari kita buka kitab fiqih modern yang tulis oleh dr . wahbah az - zuhaili , jilid 1 halaman 75 pada bab maqayis . sana sebut bahwa nyata satu mud itu hanya 0 , 688 ml . nyata jumlah tidak sampai satu liter , cuma 0 , 68 liter . " , " jumlah 0 , 68 ml itu kurang lebih hanya botol air minum kemas ukur tengah , bukan ukur 1 liter . mungkin anda tanya , apa cukup berwudhu dengan air botol begitu ? " , " jawab tentu saja cukup . dan tidak ada orang di dunia ini yang wudhu ' nya lebih lengkap dan lebih sempurna dari rasulullah saw . dengan satu mud itu , wudhu ' sudah dengan kumur dan lain - lain , yang umum laku tiga kali tiga kali . beliau saw memang hemat sekali pakai air untuk berwudhu ' , tanpa kurang sempurna wudhu . " , " dalam hal ini yang masalah bukan rasulullah saw , tetapi justru biasa wudhu ' kita ini yang benar tanya . lama ini kita bayang bahwa wudhu yang benar dan sempurna itu adalah wudhu ; yang sampai bikin lantai basah semua dan banjir mana - mana . nyata kita cuma bayang apa yang lama ini jadi ' budaya ' bangsa dalam berwudhu , dan nyata bukan demikian tata cara wudhu ' rasulullah saw . " , " rasulullah saw bukan saja dar hemat air ketika berwudhu ' . namun beliau bahkan juga tegur shahabat yang boros air ketika berwudhu ' . perhati hadits ikut ini : " , " " , " ( hr . ibnu majah ) " , " ada dua cara yang bisa kita laku kalau kita paksa harus shalat di pesawat , mana belum kita harus berwudhu ' . " , " cara ini yang paling sering saya laku kalau harus berwudhu di pesawat . sebab turut saya , cara ini amat praktis dan sangat mungkin kerja . " , " logika sederhana sekali . di dalam toilet itu ada westafel , yang memang sedia buat para tumpang untuk cuci tangan dan wajah . maka sama sekali tidak ada masalah bila kita berwudhu di westafel toilet pesawat . sebab yang nama wudhu itu inti memang cuci tangan dan wajah , tambah usap kepala dan cuci kaki hingga mata kaki . u00a0 " , " urus usap kepala sama sekali tidak ada masalah . yang mungkin agak bikin bingung , bagaimana cuci kaki ? bukankah lantai toilet pesawat itu harus kering dan tidak boleh siram air ? lagi , kan tidak ada gayung untuk ciduk air , juga tidak ada kran khusus buat cuci kaki ? apakah kaki boleh naik ke wetafel ? u00a0 " , " jawab sederhana saja , kalau bisa naik kaki ke westafel , benar juga tidak ada larang . yang penting jangan sampai air muncrat mana - mana . tetapi yang lebih baik , cuci kaki di atas closet tempat buang air . logika , kalau closet itu bisa buat buang kotor masuk air kencing , maka kalau cuma guna dar basah kaki , sangat mungkin . " , " jangan lupa , usai berwudhu , ambil tissue dan kering semua yang basah bekas kita berwudhu . biasa hidup jorok di rumah jangan bawa - bawa di pesawat . keluar toilet , tidak ada basah sedikit pun dan selesai . jangan sampai orang hina agama islam , cuma gara - gara teledor anut . " , " cara lain dengan guna botol air sprayer . cukup isi air lalu semprot butir - butir air itu ke wajah , tangan hingga siku , kepala dan juga kaki . semua itu bisa kita laku tanpa harus tinggal kursi tempat duduk kita . " , " dan ini juga jadi jawab buat dosen fiqih anda , yang ribut air di toilet tidak akan cukup . justru kita sama sekali tidak perlu anjak ke toilet . cukup semprot air ke anggota wudhu ' hingga basah dan alir air . lalu kita rata pelan - pelan ke kujur bagi yang memang harus basah . " , " kalau kita pakai jaket atau kemeja lengan panjang , ada baik kita gululung dahulu lengan baju belum berwudhu ' . demikian juga , kalau kita kena sepatu dan kaus kaki , ada baik belum kita copot lebih dahulu . lalu pasang niat wudhu dan semprot - semprot , lalu selesai sudah . mudah sekali , bukan ? " , " dalam contoh pesawat jamaah haji yang angkut 450 jamaah lebih , botol kecil ini sangat manfaat untuk buat mereka berwudhu seluruh , tanpa harus antri wudhu di toilet dan tanpa ambil jatah air toilet . " , " mungkin ada yang tanya , apakah boleh wudhu dengan air yang kurang dari dua qullah ? " , " jawab , syarat air yang guna untuk wudhu adalah air mutlak yang suci dan suci . tetapi dari segi jumlah tidak harus jumlah dua qullah . air dua qullah itu adalah batas air sedikit , yang apabila ke dalam air yang kurang dari dua qullah itu masuk air musta ' mal , maka air itu semua jadi musta ' mal dan tidak bisa guna untuk angkat hadats . jadi kalau masuk air musta ' mal saja , dia baru jadi musta ' mal . " , " adapun air di botol yang tutup rapat , mana mungkin bisa masuk air musta ' mal ? botol tutup rapat , sehingga meski air kurang dari dua qullah , akan tetap jadi air mutlak yang suci dan suci . " , " dengan dua cara wudhu yang amat mungkin laku seperti yang sudha jelas di atas , bagaimana mungkin kita masih saja alas bahwa di dalam pesawat tidak ada air , lantas tiba - tiba kita harus bertayammum ? " , " bukankah untuk boleh tayammum , kita masih wajib usaha air lebih dahulu . bahkan lebih afdhal tunda shalat karena masih usaha air dari pada shalat di awal waktu dengan tayammum . " , " anggap misal ada yang dapat netral , yang mau tayammum silah dan yang mau wudhu ' silah . tetapi tetap saja berwudhu lebih utama . ada beberapa alas , antara lain : " , " shalat di dalam pesawat kalau memang harus kerja , baik laku dengan cara jamak saja . dengan demikian , kita tidak perlu bolak - balik berwudhu untuk tiap shalat . cukup sekali berwudhu ' , dan dua shalat bisa kita kerja sekaligus . " , " sedang kalau pakai tayammum , maka tiap kali shalat harus tayammum lagi . walau pun shalatnya jamak , tetapi tetap untuk satu shalat butuh satu tayammum . " , " sebab umum para ulama anggap bahwa duduk tayammum tidak derajat dengan wudhu ' . tayammum hanya dar boleh orang shalat , tetapi benar tidak angkat hadats . maka begitu shalat selesai , status langsung berhadats lagi . kalau mau shalat lagi , ya harus tayammum lagi . dan ini jelas repot , karena harus tayammum ulang - ulang . " , " dengan pandang jumhur ulama yang nyata bahwa tayammum sungguh tidak angkat hadats , maka status orang yang bertayammum tetap berhadats , walaupun sudah tayammum . " , " jadi misal jamaah haji anjur tayammum di pesawat , dalam dapat jumhur ulama mereka tetap tidak boleh sentuh mushaf al - quran , sebab status mereka tetap masih berhadats . " , " tetapi kalau jamaah haji berwudhu , maka lama belum batal , bisa laku shalat ulang kali , boleh pegang mushaf , dan lain . " , " wudhu ' dengan air adalah perkara yang tidak ada khilafiyahnya sama sekali . sedang bertayammum , penuh dengan khilafiyah . " , " a . khilafiyah pertama sudah jelas di atas , yaitu umum ulama masih belum boleh kita bertayammum kecuali telah usaha air lebih dahulu . dan nyata air ada , cuma hanya karena ' ogah ' dan malas saja , sehingga kita perkosa ayat yang sebut bahwa allah swt hendak yang mudah dan tidak hendak yang susah . " , " b . khilafiyah dua , tayammum dengan guna jok kursi dan dinding pesawat tentu akan jadi sangat kontroversial . sebab yang sebut di dalam al - quran adalah bertayammum dengan tanah dan bukan dengan debu mikroskopik tak lihat mata . "
